![]() |
| Mentawai Bidik 10 Besar Porprov XVI Sumbar, Perburuan Medali Masih Berlanjut |
Optimisme tersebut disampaikan Sekretaris Umum KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai, Hasudungan Tampubolon, saat memberikan keterangan kepada awak media Kominfo Mentawai di venue Judo, Kamis (8/10/2026).
“Masih ada beberapa cabang olahraga yang berpeluang meraih medali emas, seperti Surfing dan Cricket. Pertandingan masih berlangsung dan kami optimistis dapat terus menambah pundi-pundi medali,” ujar Hasudungan.
Hingga saat ini, sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Mentawai telah memberikan hasil positif, di antaranya MMA, Kabaddi, Cricket, Surfing, dan Judo.
Pada pertandingan yang berlangsung 3 hingga 6 Oktober, cabang olahraga MMA dan Kabaddi menjadi salah satu penyumbang medali bagi Mentawai.
Dari cabang MMA, Mentawai berhasil meraih 5 medali emas, 6 perak, dan 2 perunggu, sekaligus menempatkan Mentawai sebagai juara umum MMA. Sementara dari cabang Kabaddi, Mentawai mengamankan 3 medali perak dan 2 medali perunggu.
Hasudungan berharap capaian tersebut menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet Mentawai yang masih bertanding.
“Prestasi yang sudah diraih harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berjuang memberikan hasil terbaik bagi Mentawai,” katanya.
Judo Berjuang di Tengah Keterbatasan
Sebelum tampil di Porprov XVI, para atlet Judo Mentawai telah menjalani pembinaan dan latihan intensif yang dipusatkan di ATT Padang.
Menurut Wilmar, Mentawai menurunkan 13 atlet dari 16 kelas yang dipertandingkan.
Pada hari pertama, atlet Judo Mentawai langsung menunjukkan performa positif. Pasangan Fajar Siallagan dan Jose Prasetyo berhasil meraih medali emas pada kategori Nage-no-Kata, sementara Putri juga turut memberikan kontribusi bagi kontingen Mentawai.
Pada kategori Juno-Kata, Mentawai menurunkan Ranisa Putri dan Andini Eliza Putri. Sementara pada kelas +78 kilogram, Dhistia Irnas berhasil menyumbangkan medali perunggu. Medali lainnya juga diperjuangkan melalui kelas 70–78 kilogram oleh Raisai Putri.
Perolehan medali Judo Mentawai kemudian kembali bertambah pada hari ketiga pertandingan. Dari tiga kelas yang diikuti, atlet Mentawai berhasil menambah tiga medali perunggu.
“Pada hari ini dipertandingkan enam kelas. Kita menurunkan atlet di beberapa kelas dan tiga atlet kita berhasil meraih medali perunggu,” ujar Wilmar.
Pertandingan cabang olahraga Judo dijadwalkan masih berlangsung hingga Sabtu mendatang. Mentawai pun masih memiliki kesempatan untuk menambah koleksi medalinya.
Dorong Pembangunan Gedung Olahraga
Di balik perjuangan para atlet, persoalan fasilitas menjadi pekerjaan rumah yang masih perlu mendapat perhatian.
Wilmar berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dapat segera membangun gedung olahraga yang representatif untuk mendukung pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga Judo.
Menurutnya, Mentawai saat ini telah memiliki matras Judo dengan nilai pengadaan yang cukup besar. Namun, keberadaan matras tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena belum tersedia tempat latihan yang memadai.
“Matras Judo sudah tersedia dan harganya cukup mahal. Sangat disayangkan kalau hanya ditumpuk karena belum ada tempat latihan yang representatif,” ungkapnya.
Selama ini, para atlet Judo masih harus mencari lokasi yang dapat digunakan untuk latihan. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu kendala dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet.
Wilmar berharap ke depan pembinaan Judo Mentawai dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, termasuk dengan menghadirkan pelatih dari Padang untuk meningkatkan kualitas latihan.
Dengan perjuangan para atlet, tambahan medali dari sejumlah cabang olahraga, serta peluang emas yang masih terbuka, target Mentawai menembus 10 besar Porprov XVI Sumatera Barat 2026 kini masih sangat terbuka.
Perburuan medali pun belum berakhir. Mentawai masih memiliki kesempatan untuk terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama Bumi Sikerei di panggung olahraga Sumatera Barat. (KT)





.png)
