![]() |
| Suasana H-3 Lebaran di Pelabuhan Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawqai, Rabu 18 Maret 2026 (Foto : Dinas Perhubungan Kepulauan Mentawai) |
📢 Untuk mendengar berita ini dibacakan, Silahkan sorot seluruh teks
SASARAINAFM | MENTAWAI - Arus mudik penyeberangan dari Padang menuju Kepulauan Mentawai menjelang Lebaran tahun 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini disampaikan oleh KSOP Kelas II Teluk Bayur berdasarkan data pergerakan penumpang.
Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur, Chaerul Awaludin, mengatakan puncak arus mudik terjadi pada 13 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 1.359 orang. Setelah tanggal tersebut, jumlah penumpang mulai mengalami penurunan secara bertahap.
“Lonjakannya, pada 13 Maret berjumlah sekitar 1359 penumpang. Lalu untuk yang di tanggal setelah itu, ini menurun, artinya tidak ada kenaikan yang signifikan,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Lebih lanjut Chaerul menjelaskan, kondisi ini berbeda dengan pola angkutan pada masa Nataru yang biasanya menunjukkan peningkatan signifikan. Pada periode tersebut, jumlah penumpang umumnya lebih tinggi dibandingkan angkutan Lebaran.
Chaerul menjelaskan pada beberapa keberangkatan terakhir, tingkat keterisian atau okupansi kapal hanya berada di kisaran 45 persen. Hal ini menunjukkan penurunan minat perjalanan dibandingkan periode libur sebelumnya.
"Pada keberangkatan tiga hari lalu, kapal perintis Sabuk Nusantara mencatat keterisian penumpang hanya sekitar 45 persen. Memang trennya, arus mudik pada angkutan Lebaran tahun ini lebih rendah dibandingkan saat Angkutan Natal dan Tahun Baru.” ujarnya.
KSOP memastikan seluruh armada yang beroperasi masih mampu melayani jumlah penumpang yang ada. Hingga saat ini, belum terdapat rencana penambahan jadwal pelayaran karena kapasitas dinilai masih mencukupi.


0Komentar