TpzlGSz0GpM5GUC9TpClTfWiBY==

Headline:

Bupati Rinto Dorong Mentawai Jadi Sentra Olahraga Selancar Nasional

 Bupati Rinto Dorong Mentawai Jadi Sentra Olahraga Selancar Nasional

SASARAINAFM | MENTAWAI - Bupati Rinto Wardana mendorong Kabupaten Kepulauan Mentawai dijadikan sebagai sentra olahraga selancar nasional.


Hal ini dikarenakan, Mentawai memiliki fasilitas yang lengkap dan ombak yang beragam, bahkan beberapa diantaranya sudah dikenal luas di kalangan peselancar.


Ombak terkenal tersebut diantaranya, ombak Makaroni, Telescope, Lance's right, Rifles, Kandui, Moods dan lainnya.


“Kita di Mentawai ada 78 spot ombak dengan berbagai macam karakter dan berbagai tantangan yang berbeda. Ombak tersebut tersebar di berbagai pulau di Mentawai,” ungkap Rinto, Rabu (15/4/2026).


Rinto pun berani mengklaim bahwa spot selancar di Mentawai merupakan yang terbaik kedua di dunia, bahkan mengalahkan kualitas ombak di Pulau Nias, Krui, hingga Manokwari.


Ia juga mengaku terkejut saat menerima informasi bahwa Bupati Nias berencana melakukan studi banding ke Mentawai untuk mempelajari pengelolaan pariwisata, khususnya wisata selancar. Menurutnya, Mentawai sendiri masih terus berproses dalam pengembangan sektor tersebut.


“Saya di telepon Bupati Nias bahwa bapak Bupati mau ke Mentawai untuk studi banding. Kami saja masih tergolong magang, pelajaran apa juga yang mereka dapat dari kami ini,” ucap Rinto berseloroh.


Sementara itu, Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Sumatera Barat, Harry Algamar, menilai rencana menjadikan Kepulauan Mentawai sebagai sentra selancar ombak merupakan langkah yang positif dan layak mendapat dukungan penuh.


“Karakteristik ombak Mentawai sangat ideal untuk olahraga selancar kelas dunia. Ditambah lagi dengan fasilitas resort yang sudah cukup memadai,” ujarnya.


Ia juga menambahkan, kondisi lingkungan yang masih alami, tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan menjadi nilai tambah tersendiri. Hal ini dinilai sangat sesuai dengan gaya hidup para peselancar yang cenderung mencari ketenangan dan kedekatan dengan alam.


Meski demikian, Harry menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai tetap perlu melakukan berbagai pembenahan, terutama di sektor infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya agar pengembangan wisata selancar bisa lebih optimal.


Pemerintah daerah katanya, perlu menyusun roadmap jangka panjang yang matang untuk pengembangan olahraga selancar ombak ini, sehingga siapapun nanti yang memimpin Mentawai, roadmap ini terus dijalankan.


“Bali saja yang sudah menjadi industri pariwisata, belum mampu memenuhi fasilitas penunjang untuk selancar ombak ini. Butuh waktu dan upaya lebih keras untuk melengkapi sarana penunjang tersebut,” ucap Harry.


Sejalan dengan cita-cita Bupati Mentawai, Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (ISORI) Prof Syahrial Bakhtiar menilai peluang yang besar bagi Mentawai untuk mewujudkan hal tersebut.


Ia mengatakan, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memiliki program strategis Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menjadi acuan pengembangan berbagai cabang olahraga, termasuk selancar ombak.


Dengan masuknya selancar dalam program tersebut, peluang dukungan dari pemerintah pusat terbuka lebar.

Sebagai perbandingan, cabang olahraga sepak bola yang juga masuk dalam DBON telah mendapatkan dukungan anggaran besar dari Kemenpora kepada PSSI, mencapai ratusan miliar rupiah.


Dukungan itu digunakan untuk pembinaan atlet hingga pembangunan infrastruktur seperti pusat pelatihan dan stadion.


“Saya rasa dengan adanya bantuan dari Kemenpora, saya optimistis pengembangan selancar ombak bisa semakin maju. Bukan tidak mungkin cita-cita Bapak Bupati menjadikan Mentawai sebagai pusat selancar dunia dapat terwujud,” pungkasnya.

0Komentar


 

© Copyright - Sasaraina TV
Formulir