![]() |
| Seni Pementasan Musagu Tradisi Kehidupan dan Cerminan Kearifan Lokal Mentawai |
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Mentawai Aban Barnabas mengatakan kegiatan yang diselenggarakan merupakan bagian dari agenda kegiatan Kementrian Kebudayaan melalui salah satu sanggar seni lokal Sipaumat untuk memperkenalkan kembali kepada masyarakat luas terkhusus pada generasi muda Mentawai.
Aban menyebut pertunjukan ini, bukan hanya sekedar hiburan, melainkan ada cerminan kehidupan,kepercayaan, dan hubungan erat masyarakat dengan alam sekitarnya, sekaligus memperkenalkan kepada generasi muda dan masyarakat luas agar dapat memahami bagaimana nenek moyang suku Mentawai hidup selaras dengan alam serta menjaga tradisi agar tetap lestari hingga saat ini.
Selain kegiatan Musagu, Aban juga membeberkan beberapa kegiatan yang bakal digelar pada Mei 2026 antara lain kontes Surfing "Bupati Cup" pada 19 - 21 Mei 2024 mendatang, dan dalam rangka persiapan seleksi surfing lokal yang nantinya akan diikutkan pada kegiatan kontes surfing internasional di bulan Agustus mendatang, dan digelar di Pantai Katiet Sipora Selatan.
Dilokasi kegiatan pementasan seni budaya teater Musagu di kawasan pantai Mapaddegat juga diramaikan dengan hadirnya para pelaku Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggelar dagangannya, antara lain juga memperkenalkan berbagai makanan tradisional dam kuliner Lokal khas Mentawai.
Sementara Fildemat Saleleubaja, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kepulauan Mentawai menambahkan tersedianya lapak lapak untuk para pelaku UMKM sudah di lengkapi dengan penerangan listrik, toilet dan nantinya akan dilengkapi dengan free Wifi.
" Untuk para pelaku UMKM dikawasan wisata selalu dibuka tiap hari siang dan malam tidak hanya pada saat kegiatan teater Musagu ini saja. tetapi ini berkelanjutan dan tidak ada pungutan apapun terhadap pelaku UMKM," Pungkasnya (K)



0Komentar