Notification

×

Iklan


 

Iklan

398 PNS Baru Kemenag Sumbar Diingatkan Jaga Integritas, Tolak Pungli dan Bangun Mental Pengabdian

Sabtu, 27 Juni 2026 | Juni 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-26T18:23:46Z

398 PNS Baru Kemenag Sumbar Diingatkan Jaga Integritas, Tolak Pungli dan Bangun Mental Pengabdian (Foto : Ilustrasi)

SASARAINAFM.MY.ID | PADANG - Sebanyak 398 pegawai negeri sipil (PNS) baru di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat diingatkan agar menjadikan integritas, etika, dan semangat pengabdian sebagai bekal utama dalam menjalankan tugas. Peringatan itu disampaikan di tengah pelantikan serentak 16.138 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Agama menjadi PNS di seluruh Indonesia.


Pelantikan yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar berlangsung secara hybrid pada Kamis (21/5/2026). Sebanyak 312 peserta mengikuti prosesi secara langsung, sementara 15.826 lainnya bergabung secara daring dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama. Di Sumatera Barat, pelantikan dipusatkan di Aula Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Kota Padang.


Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, menegaskan bahwa status PNS bukan sekadar perubahan administrasi kepegawaian, melainkan amanah besar sebagai pelayan masyarakat dan negara.


Menurutnya, aparatur sipil negara saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar menguasai teknologi atau memiliki kecerdasan akademik. Ia menyoroti tiga persoalan yang kerap muncul pada ASN muda, yakni lemahnya etika dalam berorganisasi, pemahaman work-life balance yang berlebihan hingga mengurangi semangat pengabdian, serta ketergantungan pada teknologi yang tidak diimbangi daya juang.


"Tantangan terbesar ASN masa depan bukan hanya kecerdasan dan teknologi, melainkan karakter, integritas, etika, dan mental pengabdian. Modernitas harus berjalan seiring sopan santun, kecerdasan dibarengi kerendahan hati," kata Mustafa.


Dalam kesempatan itu, Mustafa juga memberikan peringatan tegas kepada para PNS yang baru dilantik agar tidak menjadi korban praktik pungutan liar yang mengatasnamakan pejabat atau institusi. Ia meminta seluruh ASN baru segera melapor apabila menemukan pihak yang meminta imbalan dalam bentuk apa pun.


"Jangan pernah percaya kepada oknum yang mencoba mengambil keuntungan pribadi atau meminta imbalan. Semua yang saudara raih adalah hasil kerja keras dan ketentuan negara," tegasnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, menjelaskan bahwa sebanyak 423 peserta dinyatakan lulus seleksi CPNS tahun 2024 dari total 18.235 pelamar. Namun, empat orang mengundurkan diri dan 21 lainnya berpindah ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), sehingga jumlah PNS yang resmi dilantik di Sumatera Barat menjadi 398 orang.


Dari jumlah tersebut, formasi guru mendominasi dengan 200 orang. Selain itu, terdapat 77 penghulu, 57 penyuluh agama, serta sejumlah ASN yang mengisi formasi pengelola pengadaan barang dan jasa, pranata komputer, pranata hubungan masyarakat, perencana, dan analis sumber daya manusia aparatur.


Kehadiran ratusan PNS baru ini diharapkan semakin memperkuat layanan keagamaan di Sumatera Barat. Namun, Kementerian Agama menegaskan bahwa kompetensi teknis saja tidak cukup. Integritas, etika, dan komitmen melayani masyarakat menjadi fondasi utama yang harus dijaga oleh setiap aparatur negara sepanjang masa pengabdiannya. (de)


 

SASARAINA TV

Live Streaming

LIVE
Watching now
×
Berita Terbaru Update