Notification

×

Iklan


 

Iklan

Bawaslu Mentawai Perkuat Reformasi Birokrasi, Wujudkan Pengawasan Pemilu yang Profesional dan Akuntabel

Kamis, 02 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-02T11:50:06Z

Bawaslu Mentawai Perkuat Reformasi Birokrasi, Wujudkan Pengawasan Pemilu yang Profesional dan Akuntabel (Foto Ilustrasi)


SASARAINAFM.MY.ID | MENTAWAI - Pembaruan tata kelola kelembagaan terus diperkuat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Mentawai. Melalui penerapan reformasi birokrasi, lembaga pengawas pemilu tersebut berupaya membangun sistem kerja yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.


Langkah tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan rapat evaluasi rutin setiap pekan yang melibatkan pimpinan, jajaran sekretariat, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta seluruh pegawai Bawaslu Mentawai. Forum ini menjadi sarana untuk mengukur kinerja sekaligus memastikan seluruh program berjalan sesuai target.


Dalam rapat evaluasi, setiap divisi dan bagian sekretariat memaparkan capaian pekerjaan, kendala yang dihadapi, progres penyelesaian administrasi, realisasi anggaran, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), pelayanan informasi publik, hingga rencana kerja untuk pekan berikutnya.


Ketua Bawaslu Mentawai, Nasrullah Siritoitet, mengatakan reformasi birokrasi bukan sekadar perubahan prosedur administratif, melainkan transformasi menyeluruh terhadap tata kelola organisasi agar semakin efektif dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu.


"Konsep reformasi birokrasi ini merupakan upaya sistematis untuk memperbaiki tata kelola kelembagaan dengan fokus pada efektivitas organisasi dan peningkatan pelayanan publik," ujarnya, Kamis (2/7/2026).



Menurut Nasrullah, reformasi birokrasi juga bertujuan mengubah pola pikir aparatur dari budaya birokrasi yang lamban dan menunggu dilayani menjadi aparatur yang responsif, adaptif, serta berorientasi pada hasil kerja.


Ia menilai penerapan reformasi birokrasi telah memberikan sejumlah dampak positif, di antaranya meningkatnya disiplin dan tanggung jawab pegawai, semakin kuatnya koordinasi antara pimpinan, sekretariat, dan divisi, percepatan penyelesaian berbagai persoalan organisasi, hingga meningkatnya akuntabilitas karena setiap pekerjaan memiliki target dan indikator yang jelas.


Selain itu, budaya kerja kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada kinerja juga terus diperkuat di lingkungan Bawaslu Mentawai.


Nasrullah menjelaskan, implementasi reformasi birokrasi tersebut mencerminkan pelaksanaan sejumlah area perubahan, mulai dari manajemen perubahan, penguatan akuntabilitas, penataan tata laksana, hingga penguatan sistem pengawasan. Seluruh kegiatan direncanakan, dilaksanakan, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan secara berkala sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik.


"Reformasi birokrasi di lingkungan Bawaslu merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan akuntabel," tegasnya.


Ia menambahkan, Sekretariat Bawaslu Mentawai memegang peran penting sebagai unsur pendukung utama yang memastikan seluruh pelayanan administrasi kepada pimpinan dan setiap divisi berjalan efektif, efisien, serta dapat dipertanggungjawabkan.


Sebagai implementasi reformasi birokrasi, sekretariat melakukan penataan administrasi melalui penyusunan kalender kerja tahunan, pengelolaan surat masuk dan keluar secara tertib melalui sistem register dan disposisi, pengarsipan dokumen yang sistematis, hingga monitoring terhadap penyelesaian surat serta tindak lanjut hasil rapat pleno.


Di bidang keuangan, sekretariat memastikan setiap kegiatan didukung dengan perencanaan anggaran yang matang, realisasi anggaran dipantau secara berkala, serta laporan pertanggungjawaban keuangan disusun tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.


Sementara dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), dilakukan inventarisasi aset secara berkala, pemberian kode inventaris pada setiap barang, pencatatan mutasi aset, serta pengawasan terhadap pemanfaatan seluruh aset kantor agar berlangsung tertib, efisien, dan akuntabel.


Tak hanya itu, rapat evaluasi mingguan juga dimanfaatkan untuk memantau perkembangan pekerjaan pada setiap subbagian, mulai dari administrasi kepegawaian, rumah tangga kantor, keuangan, BMN, persuratan, protokol, hingga dukungan teknis terhadap pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.


Melalui penguatan reformasi birokrasi secara berkelanjutan, Bawaslu Mentawai berharap mampu menghadirkan tata kelola kelembagaan yang semakin modern, adaptif, dan profesional sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu. (de'dio)


 

SASARAINA TV

Live Streaming

LIVE
Watching now
×
Berita Terbaru Update