![]() |
| Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Motishoki Hura, S.E., M.A.P., mewakili Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana untuk peresmian dan pentahbisan gereja |
Peresmian dan pentahbisan gereja dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Motishoki Hura, S.E., M.A.P., yang mewakili Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana.
Dalam sambutannya, Motishoki menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir lantaran harus menjalankan agenda pemerintahan yang telah dijadwalkan sebelumnya. Meski demikian, Bupati menitipkan salam serta ucapan selamat kepada seluruh jemaat atas rampungnya pembangunan gedung gereja yang telah lama dinantikan.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Motishoki memberikan apresiasi kepada seluruh panitia pembangunan, pengurus gereja, jemaat, dan masyarakat yang telah bergandengan tangan mewujudkan berdirinya rumah ibadah tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, kami mengucapkan selamat atas peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja Baru GKPM Jemaat Mapinang Utara. Semoga gereja ini menjadi tempat yang menghadirkan damai sejahtera, memperkokoh iman, mempererat persaudaraan, serta melahirkan generasi yang beriman dan berkarakter," ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan rumah ibadah tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai akan terus mendukung pembangunan kehidupan keagamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang harmonis, rukun, dan memiliki karakter yang kuat.
Sebagai tanda dimulainya pemanfaatan gedung gereja, Motishoki Hura bersama Ephorus GKPM melakukan prosesi pengguntingan pita yang disambut penuh sukacita oleh jemaat. Momen tersebut menjadi simbol dibukanya lembaran baru bagi pelayanan gereja sekaligus harapan akan semakin berkembangnya kehidupan rohani masyarakat di wilayah Mapinang Utara.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan prosesi peresmian, dilanjutkan Ibadah Syukur, penyampaian sambutan dari berbagai pihak, hingga ramah tamah bersama jemaat dan tamu undangan yang hadir.
Keberadaan Gedung Gereja Baru GKPM Jemaat Mapinang Utara diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, wadah pemberdayaan masyarakat, serta ruang yang memperkuat semangat kasih, persatuan, dan budaya gotong royong yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat Kepulauan Mentawai.(de'dio)


