Notification

×

Iklan


 

Iklan

Terlalu Sering Mengecek Ponsel? Bisa Jadi Tubuh Sedang Mengirim Sinyal Stres

Kamis, 02 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-02T02:04:26Z

Terlalu Sering Mengecek Ponsel? Bisa Jadi Tubuh Sedang Mengirim Sinyal Stres (Foto Ilustrasi)

SASARAINAFM.MY.ID | JAKARTA - Di era digital, ponsel bukan lagi sekadar alat komunikasi. Bagi banyak orang, perangkat ini telah menjadi bagian dari rutinitas harian. Sejak membuka mata di pagi hari hingga menjelang tidur malam, layar ponsel hampir tak pernah lepas dari genggaman.


Namun di balik kemudahan yang ditawarkan teknologi, ada kebiasaan yang sering luput dari perhatian: dorongan untuk terus-menerus mengecek ponsel, bahkan ketika tidak ada notifikasi yang masuk. Kebiasaan yang tampak sepele ini ternyata bisa menjadi pertanda bahwa tubuh dan pikiran sedang berada di bawah tekanan.


Secara psikologis, seseorang yang sedang dilanda kecemasan, gelisah, atau merasa tidak nyaman dengan situasi di sekitarnya cenderung menjadikan ponsel sebagai pelarian. Setiap kali membuka media sosial, membaca pesan, atau melihat konten baru, otak melepaskan dopamin, yaitu zat kimia yang memberikan rasa senang sesaat. Sayangnya, efek tersebut hanya bersifat sementara.


Tanpa disadari, otak kemudian membentuk pola ketergantungan. Semakin sering seseorang mengecek ponsel untuk mencari rasa tenang, semakin besar pula dorongan untuk mengulanginya. Akibatnya, siklus stres justru semakin kuat dan sulit diputus.


Kebiasaan ini juga memunculkan berbagai reaksi pada tubuh. Rasa gelisah membuat seseorang sulit berdiam diri. Begitu ada waktu luang, tangan secara refleks langsung meraih ponsel. Bahkan ketika tidak ada notifikasi sama sekali, muncul keinginan untuk membuka layar hanya demi memastikan tidak ada sesuatu yang terlewat.



Fenomena tersebut dikenal sebagai perilaku mencari kepastian atau checking behavior, yang dalam banyak kasus berkaitan dengan meningkatnya tingkat kecemasan.


Dampaknya bukan hanya pada kesehatan mental. Penggunaan gawai secara berlebihan juga dapat memicu berbagai keluhan fisik, mulai dari sakit kepala, mata lelah, gangguan tidur akibat paparan cahaya biru layar, hingga detak jantung yang meningkat ketika menerima atau membaca informasi yang memicu tekanan emosional.


Tak sedikit orang yang menghabiskan berjam-jam setiap hari menatap layar tanpa menyadari bahwa kebiasaan tersebut perlahan menguras energi, mengganggu konsentrasi, bahkan menurunkan kualitas hidup.


Lalu bagaimana cara mengatasinya?


Sejumlah ahli kesehatan, termasuk yang dirangkum Alodokter, menyarankan beberapa langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi ketergantungan pada ponsel.


Pertama, batasi waktu penggunaan gawai dengan memanfaatkan fitur pengatur waktu atau screen time yang tersedia di hampir semua ponsel pintar.


Kedua, ciptakan zona bebas ponsel, misalnya saat makan bersama keluarga, ketika beristirahat di tempat kerja, atau setidaknya 30 menit sebelum tidur agar tubuh memiliki kesempatan untuk rileks.


Ketiga, alihkan kebiasaan tersebut dengan aktivitas yang lebih menenangkan. Saat muncul dorongan untuk membuka ponsel karena merasa gelisah, cobalah melakukan peregangan ringan, menarik napas dalam-dalam, berjalan sejenak, atau sekadar minum segelas air putih.


Yang tak kalah penting, beranilah mengenali sumber kegelisahan yang sebenarnya. Ketergantungan terhadap gawai sering kali bukan masalah utamanya, melainkan hanya pelarian dari tekanan, kecemasan, atau beban pikiran yang belum terselesaikan.


Mengecek ponsel sesekali tentu merupakan hal yang wajar. Namun jika kebiasaan itu dilakukan berulang kali tanpa alasan yang jelas dan terasa sulit dikendalikan, bisa jadi tubuh sedang mengirimkan sinyal bahwa pikiran membutuhkan istirahat.


Sesekali menjauh dari layar bukan berarti tertinggal informasi. Justru dengan memberi ruang bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat, kita memiliki kesempatan untuk memulihkan keseimbangan, mengurangi stres, dan kembali menjalani aktivitas dengan lebih sehat dan produktif. (de'dio)


 

SASARAINA TV

Live Streaming

LIVE
Watching now
×
Berita Terbaru Update