Notification

×

Iklan


 

Iklan

Jangan Anggap Sepele Sulit Fokus dan Bibir Kering, Bisa Jadi Tubuh Sedang Kekurangan Cairan

Sabtu, 27 Juni 2026 | Juni 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-27T09:17:21Z

Jangan Anggap Sepele Sulit Fokus dan Bibir Kering, Bisa Jadi Tubuh Sedang Kekurangan Cairan (Foto Ilustrasi)

SASARAINAFM.MY.ID | JAKARTA - Banyak orang mengira rasa lemas, sulit berkonsentrasi, atau bibir yang terasa kering hanyalah dampak kelelahan setelah menjalani aktivitas padat. Padahal, sederet keluhan tersebut bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami dehidrasi.


Ironisnya, dehidrasi sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul secara bertahap. Akibatnya, seseorang tetap beraktivitas seperti biasa tanpa menyadari bahwa tubuhnya sudah mulai kekurangan cairan.


Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Cut Hafiah, Sp.GK, menjelaskan bahwa dehidrasi terbagi menjadi beberapa tingkat, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Setiap tingkatan memiliki gejala yang berbeda sehingga penting bagi masyarakat untuk mengenalinya sejak dini.


"Dehidrasi dibagi menjadi dehidrasi ringan, sedang, berat. Kalau dehidrasi ringan memang kita enggak berasa," ujar dr. Cut dalam Media Gathering Hari Hidrasi Nasional AQUVIVA di Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).


Menurutnya, pada fase ringan tubuh masih mampu beradaptasi terhadap kekurangan cairan. Karena itu, banyak orang tidak merasakan keluhan apa pun dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Kondisi inilah yang membuat dehidrasi ringan kerap luput dari perhatian.


Padahal, jika kebiasaan kurang minum terus berlangsung, kekurangan cairan dapat berkembang menjadi dehidrasi yang lebih serius dan mulai memengaruhi kondisi fisik maupun kemampuan berpikir.


Sulit Fokus Bisa Berawal dari Kurang Minum



Memasuki tahap dehidrasi sedang, tubuh mulai memberikan sinyal yang lebih jelas. Salah satu gejala yang paling sering muncul adalah menurunnya kemampuan untuk berkonsentrasi.


Selain sulit fokus, bibir menjadi kering, tubuh terasa lunglai, dan muncul sensasi seperti tekanan darah sedang turun. Tidak sedikit orang yang keliru menganggap keluhan tersebut sebagai efek kurang tidur, kelelahan, atau hipotensi.


"Dehidrasi sedang itu sudah mulai terasa dengan adanya gangguan fokus, bibir kering, merasa lunglai, atau merasa seperti darah rendah, tapi ternyata tubuh kekurangan cairan," jelas dr. Cut.


Ia menambahkan, kesalahan mengenali gejala membuat banyak orang terlambat menyadari bahwa penyebab utama keluhan tersebut sebenarnya adalah kurangnya asupan cairan.


Jika Dibiarkan, Aktivitas Sehari-hari Bisa Terganggu


Ketika tubuh terus kehilangan cairan tanpa diimbangi dengan asupan yang cukup, dampaknya akan semakin besar. Dehidrasi yang memasuki kategori sedang hingga berat dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, mulai dari konsentrasi hingga kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari.


"Untuk dehidrasi sedang sampai berat itu artinya hanya sedikit cairan yang masuk ke tubuh, sehingga menyebabkan gangguan konsentrasi, lemas, dan tidak bisa beraktivitas apa pun," kata dr. Cut.


Pada kondisi ini, tubuh tidak lagi mampu bekerja secara optimal. Energi menurun drastis, pikiran menjadi sulit fokus, dan pekerjaan yang biasanya terasa ringan dapat menjadi jauh lebih melelahkan.


Karena itu, para ahli mengingatkan agar masyarakat tidak menunggu rasa haus untuk mulai minum. Memenuhi kebutuhan cairan secara rutin setiap hari merupakan langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan, mempertahankan konsentrasi, serta mendukung produktivitas sepanjang hari.


 

SASARAINA TV

Live Streaming

LIVE
Watching now
×
Berita Terbaru Update