![]() |
| Program Bakti TNI AD Tinggalkan Warisan Nyata di Mentawai, Dari Rumah Layak Huni hingga Layanan Kesehatan Gratis (Foto : Prokopim Mentawai) |
Penutupan program dilaksanakan melalui upacara di Lapangan Makodim Kepulauan Mentawai, Rabu (24/6), yang dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno dan dihadiri Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga.
Dalam kesempatan tersebut, Danpusterad menyampaikan bahwa keberhasilan Program Bakti TNI AD tidak terlepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bersama-sama mendukung seluruh rangkaian kegiatan.
Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan pelayanan dasar.
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana mengapresiasi pelaksanaan program yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran TNI melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan sosial menjadi bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan.
Usai upacara penutupan, masyarakat langsung merasakan manfaat berbagai kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan, mulai dari pembagian 500 paket sembako, sunatan massal, pasar murah, hingga pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh warga.
Selain pelayanan sosial, program ini juga meninggalkan berbagai hasil pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis hasil pembangunan berupa 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah direhabilitasi, 10 unit MCK, serta 10 unit sumur bor. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi hunian masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap sanitasi dan air bersih.
Bagi masyarakat, pembangunan tersebut bukan hanya menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga memberikan harapan akan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman di masa mendatang.
Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat menjadi salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui pembangunan fisik yang dipadukan dengan kegiatan sosial dan pelayanan kemasyarakatan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berharap seluruh hasil pembangunan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan berakhirnya Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat, semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai fondasi dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.(de)


