Notification

×

Iklan


 

Iklan

Rumah Layak Huni dan Lingkungan Sehat Jadi Prioritas Pembangunan di Mentawai, Ini Penjelasan Kadis PKPLHP

Kamis, 30 Juli 2026 | Juli 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-30T14:46:02Z

Kepala Dinas PKPLHP  Mentawai Irdelius, S.ST pada acara Talkshow Musaraina di LPPL Radio Sasaraina, Kamis (30/7-2026)
SASARAINAFM.MY.ID | MENTAWAIPemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni yang didukung lingkungan sehat. Komitmen tersebut menjadi pembahasan utama dalam Talkshow Musaraina yang diselenggarakan LPPL Radio Sasaraina bekerja sama dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Talkshow bertema "Rumah Layak Huni dan Lingkungan Sehat" ini menghadirkan narasumber Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Irdelius, S.ST., dengan dipandu moderator Rahadio. Acara berdurasi 60 menit tersebut dibagi dalam tiga segmen yang mengulas berbagai aspek mengenai program bantuan perumahan dan upaya menciptakan lingkungan permukiman yang sehat bagi masyarakat.


Rumah Layak Huni Bukan Sekadar Bangunan


Pada segmen pertama, Irdelius menjelaskan bahwa rumah layak huni tidak hanya diukur dari keberadaan dinding, atap, atau bentuk fisik bangunan semata. Menurutnya, rumah layak huni harus memenuhi sejumlah persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, hingga kelayakan konstruksi.


Ia menegaskan bahwa konsep rumah layak huni harus selalu berjalan beriringan dengan lingkungan yang sehat. Lingkungan yang bersih, tersedianya sanitasi yang baik, pengelolaan air limbah, hingga pengelolaan sampah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas hunian masyarakat.


Menurut Irdelius, kondisi geografis Kepulauan Mentawai yang terdiri dari wilayah kepulauan membuat pembangunan rumah harus disesuaikan dengan karakteristik daerah, termasuk pemilihan material bangunan dan desain rumah yang mampu menghadapi kondisi alam setempat.


Ia juga menyampaikan bahwa visi utama dinas yang dipimpinnya adalah memastikan setiap keluarga di Kepulauan Mentawai memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak dihuni serta berada di lingkungan yang bersih.


Hingga pertengahan tahun 2026, pihaknya telah menerima sekitar 6.000 usulan masyarakat calon penerima bantuan rumah layak huni. Seluruh usulan tersebut masih akan melalui proses verifikasi agar bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.


Program Bantuan Rumah Prioritaskan Masyarakat Berpenghasilan Rendah


Memasuki segmen kedua, Irdelius memaparkan berbagai program bantuan yang dijalankan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat.


Salah satu program utama adalah rehabilitasi rumah melalui program Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) yang memprioritaskan penggunaan konstruksi berbahan kayu sesuai karakteristik bangunan tradisional di Mentawai. Selain itu, pemerintah juga memberikan prioritas terhadap pembangunan maupun rehabilitasi rumah yang terdampak bencana.


Ia menjelaskan bahwa setiap masyarakat Kepulauan Mentawai memiliki kesempatan memperoleh bantuan sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.


Beberapa persyaratan tersebut antara lain:


  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP.
  • Sudah berkeluarga.
  • Memiliki tanah dengan status kepemilikan yang sah atau telah bersertifikat.
  • Belum pernah menerima bantuan serupa.
  • Termasuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
  • Bersedia melakukan swadaya karena bantuan pemerintah bersifat stimulan.


Menurut Irdelius, konsep bantuan stimulan menekankan adanya partisipasi aktif masyarakat.


"Pemerintah memberikan bantuan, tetapi masyarakat juga diharapkan ikut berkontribusi sesuai kemampuan yang dimiliki agar pembangunan rumah dapat terlaksana dengan baik," jelasnya.


Bangun Rumah Tahan Bencana dan Jaga Lingkungan


Pada segmen ketiga, Irdelius memberikan berbagai tips membangun rumah yang lebih aman terhadap ancaman bencana, mengingat wilayah Kepulauan Mentawai memiliki karakteristik geografis yang rawan terhadap berbagai potensi bencana alam.


Ia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kualitas konstruksi bangunan, pemilihan material yang tepat, serta lokasi pembangunan rumah agar memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh anggota keluarga.


Selain membahas pembangunan rumah, Irdelius juga mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar permukiman.


Ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik, pembuangan air limbah secara benar, menjaga kebersihan saluran drainase, serta meningkatkan penghijauan melalui penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.


Edukasi Publik Melalui Radio


Melalui Talkshow Musaraina, LPPL Radio Sasaraina kembali menunjukkan perannya sebagai media informasi publik yang menghadirkan edukasi langsung dari pemerintah kepada masyarakat. Diharapkan, informasi mengenai program rumah layak huni dan pentingnya menjaga lingkungan dapat dipahami masyarakat sehingga semakin banyak warga yang mengetahui prosedur pengajuan bantuan sekaligus ikut berperan aktif menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan nyaman di Kabupaten Kepulauan Mentawai.(de'dio)


Simak selengkapnya video Talkshow Musaraina bersama Kadis PKPLHP Mentawai Irdelius, S.ST., berikut ini



 

Tekno

Berita Mentawai

LIVE SASARAINA TV
×
Berita Terbaru Update