![]() |
| Asisten III Setda Mentawai, Motishoki Hura, pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Porprov 2026 yang digelar di kawasan Homestay Mapaddegat, Kamis (13/8/2026). |
Kesiapan tersebut ditegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Porprov 2026 yang digelar di kawasan Homestay Mapaddegat, Kamis (13/8/2026).
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana melalui Asisten III Setda Mentawai, Motishoki Hura, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan event olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Porprov 2026, Mentawai siap menjadi tuan rumah dengan mempertandingkan lima cabang olahraga,” ujar Motishoki dalam Rakornis.
Tak hanya kesiapan venue dan teknis pertandingan, Pemkab Mentawai juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,8 miliar untuk mendukung penyelenggaraan Porprov. Anggaran tersebut direncanakan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026.
Menurut Motishoki, pembahasan APBD-P saat ini masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada pekan terakhir Agustus 2026. Selanjutnya, dokumen APBD-P akan diajukan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk dievaluasi.
“Diharapkan pada minggu pertama September APBD-P Mentawai sudah disahkan, sehingga proses pencairan anggaran untuk persiapan Porprov dapat berjalan lancar,” katanya.
Transportasi Laut Jadi Perhatian Utama
Sebagai daerah kepulauan, Mentawai menghadapi tantangan tersendiri dalam mempersiapkan pelaksanaan Porprov, terutama menyangkut mobilitas atlet, official, dan pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan.
Karena itu, Pemkab Mentawai mulai mematangkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk transportasi laut yang menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kelancaran pergerakan peserta selama penyelenggaraan Porprov.
Pemerintah daerah berharap seluruh kebutuhan teknis dapat dipersiapkan sejak jauh hari agar pelaksanaan pertandingan di Mentawai tidak hanya berjalan sukses secara olahraga, tetapi juga memberikan pengalaman positif bagi para kontingen yang datang.
Mentawai Jadi Tuan Rumah Terakhir yang Nyatakan Kesiapan
Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, mengatakan Rakornis di Mentawai menjadi rangkaian terakhir bagi daerah yang ditetapkan sebagai tuan rumah Porprov 2026 untuk menyatakan kesiapan penyelenggaraan.
Ia menyebut terdapat 12 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai tuan rumah Porprov 2026, termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Sebanyak 11 kabupaten/kota sudah menyelesaikan rakor dan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Porprov 2026, termasuk Mentawai dengan julukan Bumi Sikerei,” ujar Hamdanus.
Hamdanus menegaskan pelaksanaan Porprov 2026 telah dipastikan berlangsung sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat dengan melibatkan 12 kabupaten/kota sebagai tuan rumah.
Ia mengaku bangga Mentawai dipercaya menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ajang olahraga tersebut.
“Saya secara pribadi bangga Mentawai ditunjuk sebagai tuan rumah perdana. Kami siap mendukung penuh untuk menyukseskan Porprov 2026. Event ini sudah delapan tahun tidak terlaksana dan tahun ini akhirnya bisa terwujud,” katanya.
Momentum Promosi Wisata Mentawai
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, pelaksanaan Porprov 2026 di Mentawai dinilai dapat menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Sumatera Barat dan para kontingen dari berbagai daerah.
Kehadiran atlet, official, pelatih, hingga pendukung pertandingan diharapkan turut menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Dengan kesiapan sebagai tuan rumah, Pemkab Kepulauan Mentawai berharap Porprov 2026 dapat berlangsung sukses sekaligus membuka peluang semakin dikenalnya Mentawai sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.
Porprov bukan hanya tentang pertandingan dan medali, tetapi juga kesempatan bagi Mentawai menunjukkan wajah Bumi Sikerei kepada ribuan tamu yang datang.



.png)
