![]() |
| Bupati Mentawai Bertindak sebagai Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI (Foto : Prokopim) |
Bupati Kepulauan Mentawai Dr. Rinto Wardana, S.H., M.Hum., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Tepat pukul 08.00 WIB, rangkaian upacara dimulai dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, TNI-Polri, instansi vertikal, ASN, pelajar serta undangan lainnya.
Momentum pengibaran bendera Merah Putih tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat menjadi gambaran semangat kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan sekaligus memperkuat tekad melanjutkan pembangunan di daerah kepulauan tersebut.
Dalam amanatnya, Bupati Rinto Wardana mengajak seluruh elemen masyarakat Mentawai menjadikan nilai-nilai kemerdekaan sebagai energi untuk bekerja dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, kebersamaan dan pengabdian. Mari kita terus memperkuat persatuan dan bersama-sama membangun Kabupaten Kepulauan Mentawai,” ujar Bupati.
Generasi Muda dari Tiga Wilayah Jadi Pengibar Merah Putih
Salah satu momen penting dalam upacara tahun ini adalah keterlibatan pelajar dari tiga wilayah Mentawai—Siberut, Sipora dan Pagai—dalam Pasukan 8 Paskibraka.
Jessica Tatubeket, siswi SMA Negeri 1 Sipora, dipercaya sebagai Pembawa Baki. Jessica merupakan putri Bisono dan Lidia.
Posisi Pembentang Bendera dipercayakan kepada Grant Matthew Sihombing, siswa SMA Negeri 2 Sipora, putra Olamsi Sihombing dan Ramli Simanullang.
Sementara itu, Giansen Saleleubaja, siswa SMA Negeri 1 Pagai Utara Selatan, menjalankan tugas sebagai Pembawa Bendera. Ia merupakan putra Hiras Parholongan Saleleubaja dan Fatma Wilda Marta Sababalat.
Adapun tugas Penggerek Bendera dipercayakan kepada Abdul Aziz Fauzi Sarogdok, siswa SMA Negeri 1 Siberut Selatan, putra Abdul Rahman Karokunen Sarogdok dan Kristina Patok Saluluni.
Untuk mengantisipasi kebutuhan personel, Cia Selfina Sakeru, siswi SMA Negeri 1 Pagai Selatan, disiapkan sebagai cadangan Pembawa Baki. Cia merupakan putri Selsius Sakeru dan Hilga Monalisa Sababalat.
Saf pelengkap bagian belakang putri diisi Debora Federica Lumban Gaol, Tesa dan Misnaria Tasilippet. Sementara Mansyur Baikat Tasiriguruk, siswa SMA Negeri 1 Siberut Selatan, dipercaya sebagai Komandan Pasukan Pelajar.
Keterwakilan pelajar dari Siberut, Sipora dan Pagai/Sikakap menjadi simbol bahwa semangat persatuan telah tumbuh sejak generasi muda. Mereka menjalankan amanah dengan disiplin dan penuh tanggung jawab dalam upacara kemerdekaan.
TNI-Polri Berperan dalam Kesuksesan Upacara
Pelaksanaan upacara juga mendapat dukungan personel TNI-Polri yang mengemban sejumlah posisi strategis.
Perwira Upacara dijabat AKP Budi Setiawan, S.H., Kabag Ops Polres Kepulauan Mentawai. Komandan Upacara dijabat Iptu M. Toha, S.H., Kasat Polair Polres Kepulauan Mentawai, sedangkan Komandan Pasukan dipercayakan kepada Ipda Aria Rolandri, A.Md., Kanit Reskrim Polsek Sikakap Polres Kepulauan Mentawai.
Pasukan pengawal Paskibraka terdiri dari Bripda Raja Surya Hakim, Ba Sat. Reskrim Polres Kepulauan Mentawai; Bripda Jhon Vandem S., Ba Bag Ops Polres Kepulauan Mentawai; Praka A. Sakoikoi, Ta Kodim 0319/Mentawai; serta Sertu Iqbal Ferdian Pantouw, Ba Kodim 0319/Mentawai.
Kesuksesan Paskibraka menjalankan tugas tidak terlepas dari proses latihan dan pembinaan intensif yang dilakukan personel TNI-Polri. Para pelajar mendapatkan pembinaan dari personel Kodim 0319/Mentawai, Posal Simaobuk dan Polres Kepulauan Mentawai.
Tim pelatih terdiri dari Kapten Infanteri Basril Bastian, Pasi Intel Kodim 0319/Mentawai; Serda Robby Syahputra, BA Harpal Kodim 0319/Mentawai; Serda Bonardo Situmeang, Serda Bahari Ur. Intel Posal Simaobuk; Kls Bah Sandro Risaldi, Ur. Ops Kamla Posal Simaobuk; Briptu Rizky Ma’ruf, Brig. Sihumas Polres Kepulauan Mentawai; Briptu Jefri Lumban Gaol, Brig. Bag Log Polres Kepulauan Mentawai; serta Briptu Butet Alma Nalurita S., Brig. Sat Intelkam Polres Kepulauan Mentawai.
Pembinaan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kedisiplinan, ketepatan gerakan dan rasa tanggung jawab para pelajar sebelum menjalankan tugas pengibaran bendera.
Guru Berprestasi hingga Dividen Bank Nagari
Semangat kemerdekaan dalam upacara tahun ini juga diwujudkan melalui pemberian apresiasi kepada sejumlah pihak yang berkontribusi bagi pembangunan Mentawai.
Di bidang pendidikan, Pemkab Kepulauan Mentawai memberikan penghargaan kepada dua guru berprestasi dan inovatif, yakni Rini Anjani, S.Pd., Gr. dan Fojiano, S.Pd.
Masing-masing menerima penghargaan sebesar Rp1 juta atas prestasi dan inovasi dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, inspiratif dan bermanfaat bagi peserta didik.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para pendidik yang terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Mentawai.
Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan penyerahan dividen Tahun Buku 2025 Bank Nagari kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai sebesar Rp14.321.856.008, serta bantuan CSR bidang pendidikan senilai Rp130 juta.
Rangkaian agenda tersebut memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan di Mentawai tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga ruang untuk mengapresiasi kontribusi masyarakat dan memperkuat kolaborasi pembangunan.
Bupati Rinto Wardana berharap semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, gotong royong dan pengabdian sesuai peran masing-masing.
“Dengan semangat kemerdekaan, mari kita terus menjaga persatuan dan kebersamaan serta berkontribusi sesuai dengan peran masing-masing demi kemajuan Mentawai dan Indonesia,” menjadi semangat yang mengiringi peringatan kemerdekaan di Bumi Sikerei.



.png)
