![]() |
| Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., turun langsung meninjau lahan tersebut pada Rabu (12/8). Foto Prokopim |
Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., turun langsung meninjau lahan tersebut pada Rabu (12/8). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan pendidikan tersebut.
Jakop menilai, kesiapan lahan menjadi faktor penting agar program pemerintah pusat dapat direalisasikan dengan baik di Mentawai.
“Kita meninjau lahan yang dipersiapkan untuk mendukung program pemerintah pusat di bidang pendidikan. Tentunya kita berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Mentawai, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan,” ujar Jakop.
Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan tidak sekadar berbicara mengenai penyediaan gedung atau sarana belajar. Lebih jauh, kehadiran fasilitas pendidikan di suatu wilayah dapat menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Mentawai.
Dukungan program pemerintah pusat, kata Jakop, diharapkan mampu memperluas kesempatan anak-anak Mentawai memperoleh pendidikan yang lebih baik sekaligus mendorong pemerataan pembangunan antarkawasan.
Menariknya, pembangunan fasilitas pendidikan di Betumonga juga dipandang memiliki efek berantai terhadap perkembangan kawasan. Kehadiran fasilitas pendidikan nantinya akan membutuhkan dukungan berbagai infrastruktur dasar, mulai dari akses jalan, listrik, jaringan internet hingga fasilitas umum lainnya.
“Ketika pembangunan pendidikan masuk ke suatu kawasan, tentu akan membutuhkan dukungan infrastruktur lainnya. Jalan, listrik, jaringan internet dan fasilitas pendukung lainnya juga akan ikut dibutuhkan. Karena itu, kita berharap program ini nantinya dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap pembangunan di kawasan Betumonga,” jelasnya.
Karena itu, Pemkab Mentawai memastikan akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh tahapan program dapat berjalan sesuai rencana.
“Kita akan terus mendukung dan berkoordinasi agar program dari pemerintah pusat ini dapat terlaksana di Mentawai. Pemerintah daerah tentu harus menyiapkan apa yang menjadi kewenangan kita, sehingga ketika program tersebut berjalan, semuanya sudah siap,” katanya.
Jakop berharap rencana pembangunan fasilitas pendidikan tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi mampu menghadirkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Betumonga dan Mentawai secara keseluruhan.
Ia menilai peningkatan fasilitas pendidikan merupakan salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda Mentawai menghadapi masa depan.
“Harapan kita, pembangunan sarana penunjang pendidikan ini nantinya tidak hanya meningkatkan fasilitas pendidikan, tetapi juga membuka peluang bagi anak-anak Mentawai untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan mempersiapkan mereka menjadi generasi yang mampu membangun daerahnya,” pungkasnya.
Peninjauan lahan di Betumonga menjadi bagian dari langkah awal Pemkab Kepulauan Mentawai dalam mempersiapkan dukungan daerah terhadap program pembangunan pendidikan pemerintah pusat.
Jika terealisasi, program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat akses dan kualitas pendidikan, tetapi juga menjadi pemantik tumbuhnya infrastruktur serta aktivitas pembangunan baru di kawasan Betumonga.



.png)
