Notification

×

Iklan


 

Iklan

Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Sumbar, Antisipasi Gangguan Jalur Logistik

Sabtu, 04 Juli 2026 | Juli 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-04T15:06:22Z

Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Sumbar, Antisipasi Gangguan Jalur Logistik (Foto Ilustrasi)

SASARAINAFM.MY.ID | PADANG Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat Sumatera Barat tetap aman meski proses distribusi menghadapi sejumlah kendala akibat pekerjaan infrastruktur di beberapa jalur utama.


Untuk menjaga kelancaran penyaluran energi, Pertamina menerapkan berbagai langkah strategis, mulai dari mengoperasikan terminal distribusi selama 24 jam hingga menambah armada mobil tangki agar pasokan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.


Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan tantangan distribusi saat ini dipengaruhi oleh sejumlah proyek pembangunan dan kondisi lalu lintas di beberapa titik strategis.


Beberapa di antaranya adalah rehabilitasi Jembatan Bukit Putus pada jalur menuju Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, pekerjaan pengaspalan di kawasan Lembah Anai yang menerapkan sistem buka-tutup jalan, perbaikan ruas jalan di Nagari Talang, hingga kepadatan lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik yang kerap dipicu insiden kendaraan.


Akibat kondisi tersebut, waktu tempuh armada mobil tangki menuju SPBU menjadi lebih lama dibandingkan situasi normal.


Meski demikian, Pertamina memastikan berbagai langkah antisipasi terus dilakukan agar distribusi BBM tidak terganggu.


"Kami terus memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan operasional distribusi sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap dapat terpenuhi meskipun terdapat dinamika pada jalur distribusi," ujar Fahrougi, Sabtu (4/7/2026).

 

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Pertamina mengoperasikan terminal distribusi selama 24 jam penuh, menambah jumlah armada mobil tangki, serta mengatur prioritas pengiriman ke SPBU yang membutuhkan pasokan lebih cepat.


Penambahan armada juga dilakukan untuk mengimbangi bertambahnya waktu perjalanan akibat hambatan di sejumlah ruas jalan.


Di sisi lain, Pertamina terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumbar, serta berbagai instansi terkait guna mendukung kelancaran distribusi.


Kerja sama tersebut mencakup pengaturan prioritas perjalanan armada mobil tangki, penerapan rekayasa lalu lintas pada jalur distribusi strategis, hingga pengawalan kendaraan pengangkut BBM oleh kepolisian saat melintasi kawasan rehabilitasi Jembatan Bukit Putus di Kecamatan Bungus.


Fahrougi menegaskan, Pertamina akan terus memantau kondisi distribusi secara berkala dan melakukan evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan agar pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.


Masyarakat pun diimbau tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena stok BBM di Sumatera Barat dalam kondisi aman dan proses penyaluran ke seluruh wilayah tetap berlangsung.


Dengan berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat Sumatera Barat tetap dapat terpenuhi meskipun distribusi menghadapi tantangan akibat perbaikan infrastruktur di sejumlah jalur utama. (de'dio)


 

Tekno

Berita Mentawai

LIVE SASARAINA TV
×
Berita Terbaru Update