![]() | |
|
Talkshow yang dipandu presenter Rahadio itu mengangkat tema "Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kepulauan Mentawai" dan dibagi ke dalam tiga segmen pembahasan, mulai dari konsep dasar KDMP, strategi percepatan pembangunan, hingga tantangan dan harapan pengembangannya di daerah kepulauan.
Pada segmen pertama, Ruslianus menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan program yang dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan usaha bersama berbasis potensi desa. Menurutnya, keberadaan koperasi bukan sekadar wadah usaha, tetapi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia juga memaparkan kondisi umum koperasi di Kabupaten Kepulauan Mentawai, baik dari sisi jumlah koperasi, tingkat keaktifan, maupun kontribusinya terhadap perekonomian masyarakat. Menurutnya, meskipun perkembangan koperasi terus menunjukkan kemajuan, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama kondisi geografis Mentawai yang terdiri atas banyak pulau sehingga membutuhkan strategi khusus dalam pembinaan dan pendampingan koperasi.
Ruslianus menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Koperindag terus memberikan dukungan terhadap percepatan pembangunan KDMP melalui pendampingan, pembinaan kelembagaan, serta koordinasi dengan berbagai pihak agar program tersebut dapat berjalan optimal.
Memasuki segmen kedua, pembahasan difokuskan pada strategi percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Mentawai. Ruslianus menjelaskan bahwa pembentukan KDMP dilakukan melalui tahapan yang sistematis, dimulai dari tingkat desa, kelompok masyarakat, hingga memenuhi mekanisme pembentukan koperasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain pembentukan kelembagaan, menurutnya penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan koperasi.
"Pengurus koperasi harus memiliki kemampuan manajerial yang baik. Karena itu kami terus mendorong berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas agar pengurus koperasi mampu mengelola usaha secara profesional, transparan, dan akuntabel," jelasnya.
Pada segmen terakhir, Ruslianus turut menyoroti pentingnya digitalisasi koperasi sebagai bagian dari upaya modernisasi pengelolaan KDMP. Pemanfaatan teknologi dinilai akan mempermudah administrasi, pemasaran produk, hingga pengembangan jaringan usaha koperasi di masa mendatang.
Selain itu, persoalan permodalan juga menjadi perhatian utama pemerintah. Dinas Koperindag, kata Ruslianus, terus berupaya membuka berbagai akses pembiayaan agar koperasi memiliki kemampuan berkembang menjadi lembaga ekonomi desa yang sehat dan berkelanjutan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu menunggu seluruh fasilitas fisik tersedia untuk mulai menjalankan kegiatan koperasi.
"Kita jangan menunggu gerainya berdiri sepenuhnya. Yang terpenting adalah aktivitas ekonominya sudah mulai berjalan. Masyarakat desa dapat memulai dari skala kecil sesuai potensi yang dimiliki, kemudian berkembang secara bertahap," katanya.
Menutup talkshow, Ruslianus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Menurutnya, KDMP bukan hanya tentang membentuk sebuah koperasi, tetapi membangun ekosistem ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bersama-sama.
"Dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Mari kita jadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai gerakan bersama untuk membangun ekonomi desa yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Mentawai," pungkasnya. (de'dio)
Video lengkap : Talkshow Musaraina: Dinas Koperindag Mentawai Percepat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih untuk Bangun Ekonomi Desa Klik disini


