![]() |
| Debut di PORPROV XVI Sumbar 2026, Atlet Bola Tangan Putri Mentawai Langsung Sabet Perunggu (Foto Ilustrasi) |
Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi kontingen Mentawai yang baru pertama kali berpartisipasi dalam cabang olahraga (cabor) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) di ajang PORPROV Sumbar.
Pertandingan bola tangan indoor berlangsung di GOR Rafhely Futsal, kawasan Bypass, Padang, pada 2–14 Oktober 2026. Kontingen ABTI Mentawai menurunkan sebanyak 23 atlet putra dan putri untuk bersaing dengan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Ketua Cabor ABTI Mentawai yang juga bertindak sebagai pelatih, Wina Rizki, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, keberhasilan meraih medali pada keikutsertaan perdana menjadi bukti bahwa keterbatasan pengalaman bukan penghalang untuk berprestasi.
“Kita sangat bangga. Meski perdana ikut, semangat atlet Mentawai untuk meraih medali luar biasa,” ujar Wina kepada awak media, Jumat (9/10/2026).
Dalam mendampingi para atlet, Wina turut dibantu pelatih kedua, Ikhbal Elkadio, serta official Ardila Murti. Ketiganya berperan mendukung perjuangan 23 atlet Mentawai, baik putra maupun putri, selama mengikuti kompetisi.
Bidik Emas di Nomor Beach Handball
Setelah mengamankan medali perunggu pada nomor indoor, kontingen ABTI Mentawai kini mengalihkan fokus ke nomor beach handball atau bola tangan pantai. Tim putra dan putri optimistis dapat kembali bersaing untuk memperebutkan medali, termasuk peluang meraih emas.
Optimisme tersebut didukung hasil positif pada pertandingan pertama nomor beach handball. Dalam laga melawan Kabupaten Solok, tim Mentawai berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.
Wina secara khusus menyampaikan keyakinannya terhadap peluang tim putri untuk meraih hasil terbaik pada nomor bola tangan pantai.
“Pada kelas beach handball putri, kita sangat optimistis bisa meraih medali emas,” ungkapnya.
Berangkat dengan Persiapan Mandiri, Pulang Membawa Prestasi
Bagi kontingen Mentawai, medali perunggu yang diraih bukan sekadar pencapaian dalam kompetisi. Prestasi tersebut juga menjadi hasil dari proses panjang yang dijalani para atlet, mulai dari persiapan secara mandiri hingga mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC).
Wina menjelaskan, sebagian besar atlet yang diturunkan masih tergolong pemula atau newbie. Meski demikian, keterbatasan pengalaman tidak menyurutkan tekad mereka untuk memberikan kemampuan terbaik demi daerah.
“Prinsipnya, atlet kita itu newbie semua. Mulai persiapan yang dilakukan mandiri hingga TC, akhirnya membuahkan hasil,” pungkasnya.
Capaian perdana ini diharapkan menjadi modal penting bagi perkembangan olahraga bola tangan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selain membuka peluang prestasi pada nomor beach handball, keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding pada kompetisi berikutnya.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk mengharumkan nama daerah, kontingen ABTI Mentawai kini berupaya melanjutkan tren positif dan menutup perjuangan di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 dengan hasil terbaik.



.png)
